Minggu, 27 Maret 2011

Saya Bangga Akan Perekonomian Indonesia

Kata pengantar

Pertama-tama mari kita bersyukur kepada Allah, karena berkat rahmat dari Allah SWT yang memberikan kita nikamat di negeri ini, karena nikmatnya negeri ini subur dan sedikit makmur. Tak lupa shalawat kepada nabi Muhammad SAW yang telah mengembangkan Islam sampai di negeri ini. Dan terimakasih kepada Bapak Aris Budy karena telah membagi ilmu kepada saya.

Daftar Isi

Kata Pengantar
Daftar Isi
Bab I - Pendahuluan
Bab II - Isi
Bab III -  Penutup
Daftar pustaka
Bab I - Pendahuluan
Indonesia adalah negara yang terletak sangat strategis di mana Indonesia berada di anatara dua benua dan dua samudera ( Benua Asia dan Australia, Samudera Hindia dan Pasifik ).
Indonesia memiliki lebih kurang 17.000 buah pulau dengan luas daratan 1.922.570 km2 dan luas perairan 3.257.483 km2.
Posisi Indonesia terdiri atas letak astronomis dan letak geografis yang berbeda pengertian dan pandangannya.
Letak astronomis suatu negara adalah posisi letak yang berdasarkan garis lintang dan garis bujur. Letak astronomis Indonesia Terletak di antara 6oLU – 11oLS dan 95oBT – 141oBT, jika kita lihat pada peta dunia, maka koordinat tersebut terletak pada garis equator dan otomatis indonesia adalah negara yang beriklim tropis.
dari hal yang di atas kita mengetahui bahwa kita sangat beruntung akan lokasi negara kita ini, oleh karena itu zaman dahulu negara kita sangat sering di jajah oleh bangsa lain di karenakan letak yang sangat strategis tersebut dan kekayan alam pada zaman tersebut.

Bab II - Isi

Kepulauan Indonesia menjadi wilayah perdagangan penting setidaknya sejak abad ke-7. dimana waktu itu masih zaman kerajaan kerajaan yang berkembang, sehingga sampai sekarang pun seluruh bangasa di dunia masih mengakui  ke strategisan letak wilayah Indonesia. dengan begitu dapat menjadi suatu kekuatan dan kesempatan bagi perkembangan perekonomian Indonesia, di lain pihak hal tersebut dapat menjadi kelemahan dan ancaman bagi perekonomian Indonesia.
Pada awalnya Indonesia menganut sistem ekonomi liberal, di mana seluruh kegiatan ekonomi diserahkan kepada masyarakat. Akan tetapi karena ada pengaruh komunisme yang disebarkan oleh Partai Komunis Indonesia, maka sistem ekonomi di Indonesia berubah dari sistem ekonomi liberal menjadi sistem ekonomi sosialis. dan pada akhir orde baru sangat di sayangkan ekonomi indonesia masih sangat terganggu dengan adanya korupsi yang sangat pesat pada saat itu di Indonesia.
Akan tetapi Indonesia yang sekarang sudah lebih baik di mana Indonesia mulai menjalin hubungan diplomatik yang baik, untuk membangun  suatu perekonomiaan yang lebih maju.
Sedangkan untuk mata pencaharian masyarakat indonesia masih banyak yang mengandalkan bagian pertanian, perikanan, dan peternakan, bahkan untuk bagian pertanian sendiri tercatat sebagai penyumbang GDP ( Gross Domestic Product ) terbesar, tetapi jika dibandingkan dengan bagian lain dalam prosentase bagian pertanian justru menurun,  di karenakan hasil pertanian relatif bernilai rendah dan dikhawatirkan akan kalah bersaing dengan komoditi dari hasil industri, untuk mencegah hal tersebut terjadi adalah dengan cara penyuluhan kepada para petani tentang intensifikasi pertanian, memberikan sarana yang memadai kepada para petani, mengembangkan kegiatan agribisnis, menunjang transmigrasi dan menggalakkan penggunaan hasil bumi dari dalam negeri sehingga para petani tidak kebingungan menjual hasil panennya.
Lalu untuk sember daya manusia di Indonesia sendiri masih banyak mengalami masalah seperti : pertumbuhan penduduk yang masih cukup tinggi, penyebaran teknologi yang masih kurang merata, penyebaran penduduk yang kurang merata, serta besarnya angka ketergantungan muda yang belum memiliki pekerjaan dan orang orang tua yang sudah tidak bekerja.
1. Pertumbuhan penduduk yang masih tinggi.
pemerintah sudah menganjurkan program KB ( keluarga Berencana ) sejak sekitar tahun 2000. untuk menghambat pertumbuhan penduduk yang di Indonesia terbilang cukup tinggi.
2.Penyebaran Teknologi kurang merata.
masih banyak di Indonesia khususnya di daerah daerah terpencil yang masih belum mengenal atau mungkin belum memahami peralatan peralata canggih seprti Internet.
3.Penyebaran penduduk yang tidak merata.
Di negri Ibu pertiwi ini banyak  orang orang yang dari daerah luar ibu kota yang kurang percaya diri untuk mengembangkan usaha di kampung halamannya dan memutuskan untuk mengadu nasib di Ibu kota, hal ini lah yang membuat penyebaran penduduk tidak merata dan mengakibatkan tingkat penganguran dan kriminal liatas di Ibu kota meninggkat.
4.Besarnya angka ketergantungan.
Sudah jelas di Indonesia masih banyak penganguran di mana lapangan kerja lebih sedikit di bandingkan dengan jumlah penduduk, hal ini jelas mengakibatkan besarnya angka ketergantungan di negara kita.
Berikut ini adalah sasaran kebijaksanaan tenaga kerja di indonesia:
1. memperluas lapangan kerja untuk dapat menyerap pertambahan angkatan kerja baru dan mengurangi tingkat pengangguran
2. membina angkatan kerja baru yang memasuki pasar melalui latihan keterampilan untuk berusaha sendiri maupun untuk mengisi lapangan kerja yang tersedia
3. membina dan melindungi para pekerja melalui mekanisme hubungan kerja yang dijiwai oleh pancasila dan UUD 1945, memperbaiki kondisi-kondisi dan lingkungan kerja agar sehat dan aman serta meningkatkan kesejahteraan pekerja
4. meningkatkan peranan pasar kerja, agar penyaluran, penyebaran dan pemanfaatan tenaga kerja dapat menunjang kegiatan pembangunan
5. memperlambat lajunya pertumbuhan penduduk dan meningkatkan mutu tenaga kerja melalui usaha pembinaan dan pengembangan SDM sebagai bagian dari perencanaan tenaga kerja terpadu.
Selanjutnya kita bahas tentang investasi,  untuk saat ini masih sulit untuk mengharapkan dana investasi dari masyarakat. untuk itulah pemerintah memerlukan dana yang besar dari selisih penerimaan dan pengeluaran rutin pemerintah. namun sayangnya pemerintah tidak dapat terus menerus mengandalkan tabungan pemerintah. perlu dilakukan upaya-upaya tambahan yang berupa investasi guna membantu memenuhi kebutuhan dana pembangunan, berikut adalah upaya yang dapat dilakukan:
a. lebih mengembangkan ekspor komoditi non migas, sehingga secara absolut dapat meningkatkan penerimaan pemerintah dari sektor luar negeri
b. menusahakan adanya pinjaman luar negeri yang memiliki syarat lunak serta menggunakannya untuk investasi yang menganut prinsip prioritas
c. menciptakan iklim investasi yang menarik dan aman bagi para penanam modal asing, sehingga makin banyak PMA yang masuk ke Indonesia
d. lebih menggiatkan dan menyempurnakan sistem perpajakkan dan perkreditan terutama kredit untuk golongan ekonomi lemah agar mereka secepatnya dapat berjalan bersama dengan para pengusaha besar dalam rangka peningkatan produktifitas.
Bab III - Penutup
Demikiaan penjelasan tentang Perekonomian di Indonesia. dari hal di atas kita mengetahui bahwa negara kita memiliki peran penting dalam perekonomian di dunia, dan seharusnya juga Indonesia menjadi negara makmur serta maju. Untuk merealisasikannya sebetulnya tidak begitu sulit hal yang harus kita lakukan dalah dengan cara menimalisir kelemahan kelemahan negara kita dan memaksimalkan potensi negara kita. Hal tersebut juga harus di lakukan dengan niat yang tulus dari pribadi masing masing karena jika di paksakan oleh suatu hal usaha kita hanya akan menjadi sia sia saja.

Daftar Pusaka
http://rullyandre.blogspot.com/2011/03/im-proud-of-indonesians-economy.html
http://ryandwi5sr.wordpress.com/2011/03/07/perekonomian-indonesia/

 

Kamis, 17 Februari 2011

Kondisi Perekonomian Pada Masa Pemerintahan SBY

JAKARTA, KOMPAS.com - Perekonomian Indonesia pada 2010 tumbuh 6,1 persen, melampaui target 5,8 persen. Nilai produk domestik bruto naik dari Rp 5.603,9 triliun pada 2009 menjadi Rp 6.422,9 triliun tahun lalu. Namun, pertumbuhan ekonomi ini menimbulkan kesenjangan di masyarakat.
Pengamat ekonomi Yanuar Rizky di Jakarta, Senin (7/2/2011), mengatakan, kelompok masyarakat yang sangat kaya masih menjadi penyokong utama pertumbuhan ekonomi melalui konsumsi rumah tangga mereka.
Sementara sektor industri berorientasi penciptaan nilai tambah penyerap lapangan kerja, yang menjadi salah satu indikator kesuksesan pertumbuhan ekonomi, justru kian melemah.
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Rusman Heriawan mengumumkan, pertumbuhan ekonomi pada 2010 dengan nilai produk domestik bruto (PDB) Rp 6.422,9 triliun dan pendapatan per kapita mencapai Rp 27 juta per tahun.
Jumlah ini didapat dari membagi Rp 6.422,9 triliun dengan 237,6 juta penduduk Indonesia.
Rusman menjelaskan, konsumsi rumah tangga menyumbang kue pertumbuhan terbesar, yakni 56,7 persen, disusul investasi 32,2 persen. Idealnya, konsumsi rumah tangga terus menurun hingga di bawah 50 persen, seperti yang terjadi di negara-negara maju.
Pertumbuhan PDB pun kemudian didukung oleh ekspansi investasi, terutama untuk industri manufaktur yang menciptakan lapangan kerja.
Meski demikian, komposisi investasi yang sudah melebihi 30 persen dari PDB telah menunjukkan ada sirkulasi yang bermanfaat bagi perekonomian jangka panjang.
Pertumbuhan ekonomi pada 2010 telah menciptakan lapangan kerja baru sebanyak 3,34 juta orang. Dengan demikian, menurut Rusman, setiap 1 persen pertumbuhan ekonomi pada 2010 mampu menciptakan lapangan kerja baru bagi 548.000 orang.
”Ini cukup bagus. Penciptaan lapangan kerja paling besar pertama adalah sektor jasa 325.000 orang. Nomor dua industri pengolahan yang mampu menyerap 220.000 orang,” ujarnya.
Yanuar Rizky berpendapat, konsumsi penopang pertumbuhan ekonomi baru dikatakan berkualitas apabila mampu mendorong kegiatan produksi yang menyerap lapangan kerja. Pertumbuhan ekonomi kita seperti terpisah dari fungsi produksi.
Sektor jasa dari perdagangan, hotel, dan restoran tumbuh sebesar 8,7 persen dan menjadi penyumbang terbesar terhadap total pertumbuhan PDB, yakni 1,5 persen.
Sumber pertumbuhan PDB terbesar lain adalah angkutan dan industri, masing-masing 1,2 persen.
Konsumsi rumah tangga masih menopang pertumbuhan ekonomi dengan kontribusi 2,7 persen dan investasi 2 persen.
Menurut Yanuar, konsumsi rumah tangga yang tinggi tersebut sebagian besar didukung oleh kelompok masyarakat berpendapatan tinggi. Konsumsi nasional pun ternyata gagal mendorong kegiatan produksi karena sebagian besar kebutuhan domestik didapat lewat impor.
Yanuar mengutip laporan Asia Wealth Report 2010 yang memaparkan secara rinci ke mana saja distribusi investasi kekayaan orang-orang kaya di Asia-Pasifik, termasuk Indonesia.
Kelompok orang kaya Indonesia menyimpan 33 persen aset kekayaan mereka dalam bentuk deposito atau tabungan, real estat (22 persen), saham (19 persen), reksa dana pendapatan tetap (16 persen), dan investasi alternatif, seperti kurs mata uang asing atau komoditas (10 persen).

Kamis, 06 Januari 2011

Manajemen dan Organisasi

Pengertian manajemen

Banyak ahli yang mengemukakan definisi manajemen. Perbedaan itu terjadi akibat karena adanya cara melihat tentang manajemen itu sendiri.

1. Pengertian manajemen dilihat dari segi seni (art)
Menurut Mary Parker Follet manajemen adalah seni dalam menyelesaikan masalah pekerjaan melalui orang lain.

2.Pengertian manajemen di lihat dari segi ilmu pengetahuan
Menurut Luther Gulick, manajemen adalah bidang pengetahuan yang berusaha secara sistematis untuk memahami mengapa dan bagaimana manusia bekerja sama untuk menghasilkan sesuatu yang bermanfaat bagi kemanusiaan.

3.Pengertian manajemen dilihat dari segi proses
Menurut James A.F. Stoner, manajemen adalah proses perencanaan, pengorganisasian, kepemimpinan, dan pengawasan kegiatan anggota dan tujuan penggunaan organisasi yang telah di tentukan.
Dari berbagai pengertian di atas, dapat di rumuskan bahwa manajemen adalah proses perencanaan,pengorganisasian, kepemimpinan, dan pengendalian kegiatan anggota organisasi dan proses pengguna sumber daya organisasi lainnya untuk tercapainya tujuan organisasi yang telah di tetapkan.

Ilmu manajemen berkembang hampir seumur dengan lamanya manusia menghuni bumi ini. Banyak catatan membuktikan bahwa manajemen sudah di terapkan sejak jaman kuno. Penafsiran tulisan kuno di Mesir yang di perkirakan di tulis tahun 1300 sebelum masehi menunjukan bahwa organisasi dan administrasi negara telah di terapkan oleh para pelaksana negara pada zaman kuno. Selain itu, catatan peninggalan Yunani membuktikan adanya persemakmuran di Athena, lengkap dengan dewan-dewan, pengadilan, dewan jenderal, dan perangkat lain yang mengisyaratkan penerapan fungsi manajemen, terutama fungsi kepemimipinan.

Manajemen mengalami perkembangan yang sangat luar biasa dengan di mulainya revolusi industri. Hal ini dapat di terima karena revolusi industri mengakibatkan perusahaan semakin besar. Perkembangan perusahaan menuntut adanya pemanfaatan biaya secara efektif dan efisien. Selain itu, di perlukan pula pengelolaan perusahaan yang lebih profesional.
Pelopor-pelopor manajemen pada saat itu adalah Frederick Taylor, James Watt Jr, Robert Owen, Mathew Boulton, Charless Babbage, dan Henry Fayol. James Watt Jr dan Mathew Boulton banyak mengembangkan teknik manajemen tentang pasar, pengaturan tata letak mesin, dan manajemen personalia.
Fungsi-fungsi Manajemen diarahkan sedemikian rupa sehingga terdapat satu kesatuan irama, gerak, dan cara pandang untuk mencapai tujuan. Terdapat 6 ahli manajemen diutarakan adanya bagian fungsi manajemen yang sama antara lain:

· Planning (perencanaan)
· Organizing (pengorganisasian)
· Directing
· Controlling (pengawasan)
· Actuating ( pelaksanaan)
Manajer profesional adalah pelaksanaan fungsi-fungsi tersebut dalam pengembangan mutu SDM secara profesional. Ciri-ciri manajemen profesional dalam pengembangan mutu SDM yang dapat di lihat dari sisi operasional dan manajerial yakni:
· Berbudaya korperatif, transparansi, independensi, responsif, akuntabilitas, kejujuran.
· Memiliki dukungan manajemen puncak.
· Bermanfaat bagi kepentingan internal maupun eksternal.
· Berorientasi ke masa depan dengan pendekatan holistik.
· Berdimensi jangka panjang dan berkesinambungan.
· Sistem nilai prinsip yang efektifitas dan efisiensi.
· Dilakukan secara terencana.
· Monitoring dan evaluasi serta umpan balik.
· Kerja sama tim.
· Di laksanakan oleh orang yang memiliki:
o Kompetisi dan pengalaman panjang di bidangnya,
o Sifat haus akan tantangan baru,
o Sikap dan keterampilan inovatif, kreatif, inisiatif, dan efisien,
o Intregitas yang tinggi,
o Sifat menghargai profesi orang lain,
o Sifat yang selalu siap menghadapi resiko,
o Bertanggung jawab atas semus ucapan dan perilaku.
o Dan lain-lain.

Definisi Organisasi

Organisasi diartikan sebagai keseluruhan proses pengelompokan orang-orang, alat-alat, tugas-tugas, tanggung jawab, dan wewenang sedemikian rupa sehingga tercipta suatu kesatuan yan dapat di gerakan dalam rangka mencapai tujuan.
Mengenal organisasi sangat penting terutama dalam lingkungan bekerja karena organisasi membuat kita mengetahui pembagian tugas secara jelas dan para pekeja pun mengetahui tugas-tugas yang akan di kerjakan dalam rangka mencapai tujuan yang di inginkan bersama.
Ada beberapa bentuk organisasi yang lazim di gunakan oleh perusahaan-perusahaan dari yang kecil hingga konglomerat.

1) Organisasi garis
Ialah bentuk organisasi di mana wewenang pimpinan langsung di tunjukan kepada bawahan, bawahna bertanggung jawab langsung kepada atasan.
Organisasi ini juga di sebut organisasi militer. Organisasi ini cocok di gunakan pada organisasi yang sederhana dan memiliki jumlah karyawan yang sedikit dan belum ada spesialisasi.

Kebaikan organisasi garis:

1. Kesatuan komando terjamin, karena pimpinan berada di tangan satu orang
2. Pengambilan keputusan cepat, karena pimpinan berada di tangan satu orang
3. Dapat di ketahui kemampuan dan sifat-sifat dari setiap karyawannya.



Kelemahan organisasi garis:

1. Maju mundur organisasi berada di tangan satu orang saja.
2. Kesempatan karyawan berkarir terbatas karena organisasi masih kecil
3. Kecenderungan pimpinan berbuat otoriter cukup besar



2) Organisasi fungsionalis
Adalah organisasi yang di susun berdasarkan sifat dan semacam fungsi yang harus di laksanakan. Organisasi ini sangat cocok di gunakan pada badan-badan usaha yang secara tegas dapay memberi pekerjaan atas fungsi-fungsi. Misalnya, pada perusahaan di bagi atas fungsi produksi, fungsi pemasaran, dan fungsi keuangan.

Kebaikan organisasi fungsionalitas:

1. Tugas-tugas karyawan dapat di bagi secara tegas sehingga tidak ada kesimpangsiuran.
2. Produktivitas tinggi karena dapat di terapkan asas spesialisasi
3. Koordinasi secara terus menerus hanya di eselon atas



Kelemahan organisasi fungsionalitas:

1. Sulit mengadakan mutasi tanpa terlebih dahulu mengadakan latihan
2. Koordinasi secara menyeluruh sulit di laksanakan
3. Karena perbedaan tugas, terjadi pengkotak-kotakan dalam tubuh organisasi



3) Organisasi garis dan staf
Adalah sistem organisasi yang memberi wewwnang pada pimpinan untuk memberi komandopada bawahan dan pimpinan di bantu oleh staf di dalam pelaksanaan tugasnya. Atas dasar kegiatan tugas-tugas dan hirerarki, personil organisasi dapat di bagi menjadi tiga bagian: pimpinan, pembantu pampinan (staff), dan pelaksana.
Pada organisasi garis dan staf yang besar, staf dapat di bedakan menjadi dua jenis yaitu: staf umum bertugas membantu pimpinan dalam pembuatan perencanaan dan pengawasan serta memberi nasehat yang di minta atau tidak di minta.staf khusus ialah staf yang memberi nasehat pada pelaksana.

Kebaikan organisasi garis dan staf

1. Dapat di gunakan oleh organisasi yang besar dan rumit
2. Dapat mengarah pada spesialisasi
3. Prinsip “the right man on the right place” lebih mudah di laksanakan



Kelemahan organisasi garis dan staf

1. Rasa soladaritas kurang karena tidak saling mengenal karena luasnya cangkupan organisasi
2. Palaksana sering bingung untuk membedakan mana nasehat mana perintah, sebab dalam organisasi yang besar ada staf yang menerima kewenangan perintah


Prinsip-prinsip Organisasi:

· Prinsip skala hirarki
Dalam suatu organisasi harus ada garis kewenangan yang jelas dari pimpinan, pembantu pimpinan sampai pelaksana, sehingga dapat mempertegas dalam pendelegasian wewenang dan pertanggung jawaban, dan akan menunjang efektifitas jalannya organisasi secara keseluruhan.

· Prinsip kesatuan perintah
Dalam hal ini, seseorang hanya menerima perintah atau bertanggung jawab kepada seorang atasan saja.

· Prinsip pendegelasian wewenang
Seorang pimpinan mempunyai kemampuan terbatas dalam menjalankan pekerjaannya, sehingga perlu di lakukan pendelegasian wewenang terhadap bawahannya.

· Prinsip pertanggungjawaban
Dalam menjalankan tugasnya setiap pegawai harus bertanggung jawab sepenuhnya kepada atasan.

· Prinsip pembagian pekerjaan
Suatu organisasi, untuk mencapai tujuannya melakukan berbagai kegiatan. Agar kegiatan tersebut berjalan optimal maka dilakukan pembagian tugas / pekerjaan yang didasarkan berdasarkan kemampuan dan keahlian dari masing-masing pegawai.

· Prinsip rentang pengendalian
Artinya bahwa jumlah bawahan atau staf yang harus dikendalikan oleh seorang atasan perlu di batasi secara rasional. Rentang kendali ini sesuai dengan bentuk dan tipe organisasi,semakin dengan bentuk dan tipe organisasi,semakin besar suatu organisasi dengan jumlah pegawai yang cukup banyak, semakin kompleks rentang pengendaliannya.

· Prinsip fungsional
Bahwa seorang pegawai dalam suatu organisasi scara fungsonal harus jelas tugas dan wewenangnya, kegiatannya, hubungan kerjanya, serta tanggung jawab dari pekerjaannya.

· Prinsip pemisahan
Bahwa beban tugas pekerjaan seseorang tidak dapat di bebankan tanggung jawabnya kepada orang lain.

· Prinsip keseimbangan
Dalam hal ini, penyusunan struktur organisasi harus sesuai dengan tujuan dari organisasi tersebut.

· Prinsip fleksibilitas
Organisasi harus senantiasa melakukan pertumbuhan dan perkembangan sesuai dengan dinamikan organisasi itu sendiri (internal factor) dan juga karena adanya pengaruh di luar organisasi (eksternal factor), sehingga organisasi dapat menjalankan fungsi dalam mencapai tujuan.

· Prinsip kepemimpinan
Kepemimpinan sangat di perlukan dalam satu organisasi apapun bentuknya atau dengan kata lain organisasi mampu menjalankan aktivitasnya karena adanya proses kepemimpinan yang di gerakan oleh pemimpin organsasi tersebut.

Dalam berorganisasi pasti akan mengalami suatu keberhasilan dan kegagalan. Adapun sebab-sebab yang menyebabkan keberhasilan:

* Memiliki ide atau visi yang jelas
* Kemauan dan keberanian untuk menghadapi resiko waktu maupun uang.
* Membuat perencanaan usaha, mengorganisasikan, dan menjalankannya.
* Mengembangkan hubungan baik dengan mitra usaha maupun dengan pihak yang terkait.



Sebab kegagalan organisasi

Manajemen yang kurang bagus itu bisa saja karena dari pemimpinan perusahaan atau manajer yang tidak bisa menghande jalannya perusahaan tersebut, mungkin juga pemimpin perusahaan tidak bisa berkerja sama dengan anggota-anggotanya yang ada , kurang tanggun jawab terhadap tugas masing-masing, kurangnya rencana masa depan.

link sumber : Dzikri's blog

Rabu, 24 November 2010

Ruang Lingkup Bisnis

Pengertian bisnis :

Pengertian bisnis adalah suatu usaha memenuhi kebutuhan manusia, organisasi ataupun masyarakat luas dengan motif mencari keuntungan atau tidak. Manusia bisnis adalah orang yang mampu melihat kebutuhan masyarakat dan kemudian mencoba melayani secara baik sehingga masyarakat menjadi senang dan puas.

Jenis bisnis :

-bisnis berbasis social: segala suatu usaha yang tidak  mencari keuntungan secara ,materil .
Cth :usaha koperasi , penyuluhan di bidang kemasyarakatan,agama,kesehatan.

-bisnis berbasis komersil (mencari keuntungan):segala suatu usaha yg tujuan nya mencari keuntungan
Cth :perdagangan umum , jasa kontraktor ,

Tujuan Kebijakan Bisnis:

- Melindungi usaha kecil, menengah membantu memberikan dana dengan adanya pinjaman-pinjaman yang diberikan dari bank-bank pemerintah dan melindungi usaha dalam negeri sehingga kita tidak harus import dari luar karena adanya usaha-usaha kecil ini.

- Melindungi lingkungan hidup sekitar kebijakan bisnis juga dapat meningkatkan lapangan kerja masyarakat sekitar, karena pengaruh perusahaan-perusahaan yang akan didirikan disuatu tempat akan membutuhkan banyak tenaga kerja.
- Melindungi konsumen dalam memberikan pelayanan dalam hal keamanan kebijakan bisnis dapat memberikan informasi yang jelas mengenai produk-produk yang beredar dipasaran.
- Pendapatan pemerintah melalui kebijaksanaan-kebijaksanaan fiscal dan moneter yang berdampak pada investasi, tabungan apapun peningkatan mutu produksi melalui usaha-usaha yang dapat meningkatkan produktivitas tenaga kerja, dan mendapatkan yang dihasilkan dari NPWP atau pajak penghasilan.


Pengertian dan Penjelasan Sistem Perekonomian :
Sistem perkonomian adalah sistem yang digunakan oleh suatu negara untuk mengalokasikan sumber daya yang dimilikinya baik kepada individu maupun organisasi di negara tersebut
Perbedaan mendasar antara sebuah sistem ekonomi dengan sistem ekonomi lainnya adalah bagaimana cara sistem itu mengatur faktor produksinya. Dalam
beberapa sistem, seorang individu boleh memiliki semua faktor produksi. Sementara dalam sistem lainnya, semua factor tersebut di pegang oleh pemerintah.

Jenis sistem perekonomian :

-Sistem Perekonomian Kapitalisme yaitu sistem ekonomi yang memberikan kebebasan secara penuh kepada setiap orang untuk melaksanakan kegiatan menjual barang dan sebagainya. Dalam sistem perekonomian kapitalis,semua orang bebas bersaing dalam bisnis untuk memperoleh laba yang sebesar besarnya.

-Sistem Perekonomian Sosialisme,yaitu sistem perekonomian yang memberikan kebebasan yang cukup besar kepada setiap orang untuk melaksanakan kegiatan ekonomi, tetapi dengan campur tangan pemerintah.Pemerintah masuk ke dalam perekonomian untuk mengatur tata kehidupan perekonomian negara serta jenis jenis perekonomian yang menguasai hajat hidup orang banyak dikuasai oleh Negara.

-Sistem Ekonomi Merkantilisme, yaitu suatu sistem politik ekonomi yang sangat mementingkan perdagangan internasional dengan tujuan memperbanyak aset& modal yang dimiliki negara.

-Sistem Perekonomian Fasisme, yaitu paham yang mengedepankan bangsa sendiri dan memandang rendah bangsa lain, dengan kata lain, fasisme merupakan sikap rasionalism yang berlebihan.

Pengertian Sistem pasar :

System ekonomi pasar (system ekonomi liberal ) adalah system yang menyerahkan jawaban permasalahan ekonomi seluruh nya kepada pasar .dalam system ekonomi pasar ,system harga , dan laba sangat menentukan jawaban terhadap pertanyaan apa , bagaimana ,dan untuk siapa orang yang ingin mendapatkan laba haruslah menguasai pasar dengan mengendalikan teknologi yang maju dan harga yg tinggi .
System ini cenderung membuat suatu monopoli dan persaingan tidak sehat . individu cenderung menggunakan segala cara untuk memperoleh keuntungan dan kekayaan . perusahaan perusahaan bersaing sangat bebas karena peranan pemerintah sama sekali tidak ada .

Jenis jenis sistem pasar  :

-Pasar persaingan sempurna (perfect market competition )
Pasar persaingan sempurna di sebut juga pasar kompetitif(competitive market ) .ciri ciri pokok pasar persaingan sempurna adalah sebagai berikut :

a)penjual dan pembeli sangat banyak
dalam pasar persaingan sempurna pengaruh individual terhadap penentuan harga relative kecil .dengan demikian ,penjual individu tidak mempunyai pengaruh terhadap harga jual mereka karena harga tersebut di tentukan oleh permintaan dan penawaran .

b )produk homogen (serba sama)
dalam pasar persaingan sempurna produk yang di tawarkan oleh para penjual yang saling bersaingadalah identik . artinya ,produk tersebut secara fisik sama dan menurut anggapan consumen semua produk tersebut serba sama antara satu dengan lain nya .

c)pasar bebas untuk di masuki dan di tinggalkan
oleh karena seorang produsen/penjual hanya menghasilkan sebagian kecil saja dari barang/jasa yang di tawarkan ,maka produsen dapat saja meninggalkan pasar dengan mudah atau memasukinya kembali

-pasar oligopoli
Oligopoli adalah salah satu bentuk struktur pasar dimana hanya terdapat beberapa produsen atau sedikit perusahaan saja yanag menjual produk-produk yang identik atau yang mirip satu sama lain .

-pasar pasar monopoli
Monopoli adalah struktur pasar dimana hanya terdapat satu penjual atau produsen yang melayani sedemikian banyak pembeli atau konsumen . monopoli merupakan bentuk ekstrem dari struktur pasar selain bentuk persaingan sempurna ,Namur jira persaingan sempurna sulit di temukan ,monopoli lebih mudah dan cukup banayk pelaku nya di indonesia .

-pasar persaingan monopolistik (monopolistic competition )
Pasar persaingan monopolistik adalah struktur pasar dengan banyak produsen yang menjual produk yang kurang lebih sama , tetapi dengan berbagai macam variasi .

Kesempatan bisnis/usaha :
Peluang dalam usaha yang di dapat dalam masyarakat untuk di kembang kan pada niaga/perdagangan yg baik menguntungkan baik yang di jalan kan oleh individu , perseroan , atau komanditer .

Unsur unsur penting dalam aktivitas ekonomi :
-ada nya kegiatan usaha
-adanya permintaan dan penawaran
-adanya putaran uang

Hakikat bisnis :
Hakikat bisnis adalah Menpelajari secara keseluruhan pola tata sistem perekonomian dalam berniaga

Mengapa belajar bisnis ?
Berbisnis memerlukan keahlian, talenta, dan kebiasaan. Keahlian diperlukan karena tidak ada orang yang dapat mengusai semuanya
Jika ingin mendalami bisnis, belajarlah dari pebisnis sejati, orang-orang yang bergelut dalam bisnis, dan memiliki keahlian dan sukses berbisnis di bidang tersebut.Itulah mengapa, belajar bisnis itu penting dipraktekkan, karena akan banyak pengetahuan lain yang dapat diperoleh dalam perjalanan menggeluti bisnis.

LINK SUMBER :
Read More......

PERUSAHAAN DAN LINGKUNGAN PERUSAHAAN

Pengertian Perusahaan Adalah suatu unit kegiatan yang terorganisir dalam melakukan kegiatan produksi,distribusi barang atau jasa kepada masyarakat untuk memenihi kebutuhan masyarakat itu sendiri juga agar memperoleh laba bagi perusahaan itu sendiri.

II.Tempat dan Kedudukan Perusahaan
Tempat Kedudukan Perusahaan Adalah kantor pusat.dan  Letak Perusahaan Adalah tempat perusahaan melakukan kegiatan fisik atau pabrik yang dipengaruhi oleh factor

ekonomi, yang berkaitan dengan biaya.
Letak Perusahaan Dibedakan menjadi 4, yaitu :

• Terikat pada alam adalah agar efisien dan mempersingkat waktu untuk pengambilan
bahan baku karena letaknya yang dekat dengan sumber bahan baku.

Contoh : Perusahaan batubara

.• Terikat sejarah

Perusahaan menjalankan aktivitasnya di suatu daerah tertentu
karena hanya dapat di jelaskan berdasarkan sejarah. Contoh : Perusahaan batik,

pekalongan
.• Ditetapkan oleh pemerintah
Perusahaan didirikan atas dasar pertimbangan, keamanan, politik dan kesehatan yang
kiranya dapat merugikan kehidup0an sekitar perusahaan. Contoh :P erusahaan kimia,
pembuangan limbahnya jauh dari pemukiman warga sehingga tidak
ada yang dirugikan oleh efek limbah tersebut

.• Dipengaruhi oleh faktor-faktor ekonomi yang bersifat industri

adalah ketersediaan bahan mentah, tenaga air,tenaga kerja, modal, transportasi,
kedekatan dengan pasar, dankesesuaian iklim.

III. Perusahaan dan Lembaga Sosial Perusahaana adalah suatu unit yang melakukan kegiatan penyediaan barang atau pelayanan jasa bukan hanya sekedar mencari keuntungan namun juga bertujuan untuk memebuka kesempatan kerja dalam pengabdiannya kepada masyarakat.

Tujuan Pendirian Perusahaan:

• Tujuan ekonomis untuk mempertahankan exsistensinya perusahaan
Contoh : Menciptakan laba, pelanggan, keinginan konsumen, tenaga produk, kualitas,
harga, kuantitas, pelanggan (inovatif).
• Tujuan social Perusahaan untuk memperhatikan keinginan

investor, karyawan, penyedia, factor-faktor produksi, maupun masyarakat luas


Perusahaan Sebagai Suatu Sistem adalah gabungan dari unit unit yang saling keterkaitan dalam satu wadah dengan satu tujuan tertentu.
Sistem perusahaan
§  dari pemilik modal melakukan  pengelolaan keuangan dan kemajuan perusahaan
§  Kepada lembaga peneliti membantu pendanaan
§  Kepada pekerja membayar gaji dan memenuhi fasilitas kerja
§  Kepada konsumen menyediakan B&J yang bagus.
§  Kepada pemerintah membayar pajak

Sifat Sistem Perusahaan

•     Kompleks

§  Sebagai suatu kesatuan / unit
§  Sifatnya beragam
§  .Saling tergantung.
§  Dinamis

Fungsi-fungsi Perusahaan
.• Fungsi operasi Pembelian dan produksi :
pemasaran, keuangan, personalia, akuntansi, administrasi, teknologi  informasi,
transformasi dan komunikasi, pelayanan umum,
•  Fungsi manajemen
Perencanaan, pengorganisasian, pengarah, pengendalian.

Ciri – ciri umum perusahaan :
§  Operatif
§  Koordinatif
§  Regular.
§  Dinamis
§  Formal
§  Pelayanan Bersyarat

Lingkungan perusahaan dan pengaruhnya terhadap perusahaan.
lingkungan perusahaan
1.       Lingkungan Eksternal
1.       Lingkungan eksternal makro  tidak berpengaruh langsung dampaknya terhadap perusahaan. Contoh : Keadaan alam,SDA, lingkungan.

SDA, lingkungan.,Politik dan hankam. Hukum, Perekonomian,  Pendidikan dan kebudayaan, Social,Hubungan internasional

2.       Lingkungan eksternal mikro berpengaruh langsung dampaknya terhadap perusahaan. Contoh : Pemasok / supplier Perantara, Teknologi, Pasar,
1.       Lingkungan Internal
Adalah factor – faktor yang berada dalam kegiatan produksi dan langsung
mempengaruhi hasil produksi. Contoh :Tenaga kerj, Peralatan dan mesin,
Permodalan (pemilik, investor, pengelolaan dana), Bahan mentah, bahan setengah

jadi, pergudangan, Sistem informasi dan administrasi .

Faktor Lingkungan
1.       Tanah dan alam sekitar.
Tanah dan sumber alam merupakan salah satu factor penting untuk kegiatan
perusahaan.
1.       Ilmu pengetahuan dan seni.
Penerapan ilmupengetahuan dalam dunia perusahaan akan dapat membantu menggali ilmu pengetahuan lebih lanjut.
1.       Pemerintah dan hukum.
Aspek positif dari pemerintah akan dibutuhkan oleh perusahaan ialah perlindunganterhadap hak milik, pemeliharaan tata hukum, dan keamanan, sertapenggunaan keuangan, tetapi pemerintah perlu mengadakan pembatasandengan mengadakan pemungutan pajak dan tarif.
4.    Uang, kredit,kapital. Uang kredit merupakan darah bagi kehidupan perusahaan. Apabilauang, kredit, dan kapital ini lambat akan menghambat jalannyaperusahaan. Sebaliknya, jika jumlah yang terlampau banyak akanmengganggu perusahaan. Uang sebagai alat pembayaran, termasuk kreditdidalamanya. Mengenai kapital perusahaan tidak akan dapat menjalankafungsinya tanpa kapital.dana kapital ini dalam bentuk terkumpulnya uangatau kredit yang diinfestasikan dalam perusahaan.
5.  Tersedianyatenaga kerja. Tenaga kerja dalam perusahaan pada umumnya bersatu dalambentuk serikat kerja. Berhasilnya perusahaan tergantung pada tingkatketrampilan, kesehatan, dan sikap dari tenaga kerja. Hal ini sangattergantung pada system pendidika, standar hidup, dan inisiatif darimasyarakat
6.   Sikap konsumen. Usaha perusahaan untuk mengurangiresiko dalam memenuhi kebutuhan masyarakat dengan memperhatikan sikapkonsumen dan publik.
7.  Kepercayaan dan agama. Mempengaruhi tingkahlaku manusia serta etika masyarakat,
hal ini mempengaruhi kebijaksanaanperusahaan yang diambil oleh manajer. Standar
etika ini harus diikutioleh perusahaan.
8.  Hubungan internasional. Hubungan ini meliputipenyediaan sumber ekonomi, bahan
perdagangan dan politik mungkin tidakterbatas pada bahan dasar, tetapi juga berupa
tenaga kerja terdidik.
LINK SUMBER :
Read More......

PEMASARAN

Pengertian pasar dan pemasaran

Pasar secara umum dan sering di kenal adalah tempat pertemuan pembeli dan penjual. Pengertian tersebut adalah pengertian pasar tradisional. Pengertian pasar menurut pemasaran, pasar adalah kelompok individual (perorangan maupun organisasi)yang mempunyai permintaan terhadap barang tertentu, berdaya beli, dan berniat merealisasikan pembelian tersebut.
Secara umum, pengertian pemasaran adalah kegiatan pemasar untuk menjalankan bisnis (profit dan nonprofit) guna memenuhi kebutuhan pasar dengan barang dan atau jasa, menetapkan harga, mendistribusikan, serta mempromosikannya melalui proses pertukaran agar memuaskan konsumen dan mencapai tujuan perusahaan.

Jenis-Jenis Pasar

Jenis pasar menurut bentuk kegiatannya. Menurut dari bentuk kegiatannya pasar dibagi menjadi 2 yaitu pasar nyata ataupun pasar tidak nyata(abstrak).  Maka kita lihat penjabaran berikut ini:

·        Pasar Nyata.
Pasar nyata adalah pasar diman barang-barang yang akan diperjual belikan dan dapat dibeli oleh pembeli. Contoh pasar tradisional dan pasar swalayan.

·        Pasar Abstrak.
Pasar abstrak adalah pasar dimana para pedagangnya tidak menawar barang-barang yang akan dijual dan tidak membeli secara langsung tetapi hanya dengan menggunakan surat dagangannya saja. Contoh pasar online, pasar saham, pasar modal dan pasar valuta asing.
Jenis pasar menurut cara transaksinya. Menurut cara transaksinya, jenis pasar dibedakan menjadi pasar tradisional dan pasar modern.

·        Pasar Tradisional
Pasar tradisional adalah pasar yang bersifat tradisional dimana para penjual dan pembeli dapat mengadakan tawar menawar secar langsung. Barang-barang yang diperjual belikan adalah barang yang berupa barang kebutuhan pokok.

·        Pasar Modern
Pasar modern adalah pasar yang bersifat modern dimana barang-barang diperjual belikan dengan harga pas dan denganm layanan sendiri. Tempat berlangsungnya pasar ini adalah di mal, plaza, dan tempat-tempat modern lainnya.
Jenis – Jenis Pasar menurut jenis barangnya. Beberapa pasar hanya menjual satu jenis barang tertentu , misalnya pasar hewan,pasar sayur,pasar buah,pasar ikan dan daging serta pasar loak.
Jenis – Jenis Pasar menurut keleluasaan distribusi. Menurut keluasaan distribusinya barang yang dijual pasar dapat dibedakan menjadi:
·        Pasar Lokal
·        Pasar Daerah
·        Pasar Nasional dan
·        Pasar Internasional
Konsep-konsep inti pemasaran

>Kebutuhan (needs)

Kebutuhan manusia  (human needs) adalah ketidakberadaan beberapa pemuas dasar. Manusia membutuhkan makanan, pakaian, tempat berlindung, keamanan, hak milik dan harga diri. Kebutuhan ini tidak diciptakan oleh masyarakat atau pemasar. Mereka merupakan hakikat biologis dan kondisi manusia.
Sebagai pelaku usaha harus jeli dalam membidik kebutuhan manusia pada saat sekarang ini. Mungkin bisa saya



>Keinginan (wants)
Keinginan (wants) adalah hasrat akan pemuas kebutuhan yang spesifik.Orang daerah perkotaan membutuhkan makanan dan menginginkan hamburger, kentang goreng, dan minuman berkarbonisasi. Dalam masyarakat lain kebutuhan ini mungkin dipenuhi dengan cara lain. Seorang yang lapar di daerah pedesaan mungkin menginginkan nasi, buah-buahan, dan kacang. Meskipun kebutuhan manusia sedikit, keinginan mereka banyak. Keinginan manusia terus dibentuk dan diperbaharui sejalan dengan perkembangan jaman.
Bagi kalangan pengusaha yang ingin membidik pasar dari segi keinginan manusia ini harus benar-benar sekreatif mungkin sehingga manusia (baca: konsumen) tertarik.



>Permintaan (demands)
Permintaan (demands) adalah keinginan akan produk spesifik yang didukung oleh kemampuan dan kesediaan untuk membelinya. Keinginan jadi permintaan jika didukung oleh daya beli. Banyak orang yang menginginkan mobil mewah, namun hanya sedikit yang mampu dan bersedia untuk membeli. Karena itu perusahaan harus mengukur tidak hanya berapa banyak orang yang menginginkan produk mereka tetapi yang lebih penting berapa banyak orang yang benar-benar bersedia dan mampu membelinya.



>Produk
Manusia dalam memuaskan kebutuhan dan keinginannya dengan menggunakan produk. Produk adalah segala sesuatu yang dapat ditawarkan untuk memuaskan suatu kebutuhan dan keinginan. Produk atau penawaran dapat dibedakan menjadi tiga, yaitu barang, jasa, dan gagasan. Sebagai contoh adalah sebuah restoran siap saji menyediakan barang (hamburger, kentang goreng, dan minuman ringan), jasa (pembelian, jasa memasak, dan menyediakan tempat duduk), dan gagasan (menghemat waktu konsumen).
Point satu sampai tiga menjadi dasar Anda untuk menentukan produk yang ingin dipasarkan. Gunakan bidikan yang tepat dan perencanaan yang matang untuk menentukan produk Anda (Barang, Jasa atau Gagasan) agar menang dalam persaingan didalam dunia pemasaran.
Perusahaan manufaktur sering membuat kesalahan dengan lebih memperhatikan produk fisik daripada jasa yang diberikan produk tersebut.Mereka merasa menjual produk daripada memberikan pemecahan atas suatu kebutuhan.



> Nilai, Biaya dan Kepuasan
Konsep yang dapat membantu memecahkan masalah ini adalah nilai dan kepuasan. Nilai (value) adalah perkiraan konsumen atas seluruh kemampuan produk untuk memuaskan kebutuhannya. Misalkan seseorang tertarik pada kecepatan dan kemudahan berangkat ke tempat kerja. Jika ditawarkan semua produk tersebut di atas tanpa biaya, ia akan memilih mobil.
Namun, karena tiap produk memiliki biaya  (cost), ia tidak akan memilih mobil yang biayanya jauh lebih besar daripada sepeda atau taksi. Ia harus mengorbankan sesuatu untuk mendapatkan mobil. Karena itu ia akan mempertimbangkan nilai dan harga produk sebelum menetapkan pilihan. Ia akan memilih produk yang menghasilkan lebih banyak nilai per rupiah. Menurut DeRose, nilai adalah”pemenuhan tuntutan pelanggan dengan biaya perolehan, pemilikan, dan penggunaan terendah”.


Dalam kegiatan pemasaran, dikenal konsep 4P ,. Konsep ini dapat diterapkan oleh seorang wirausaha dalam memulai suatu bisnis. yaitu

•    Product,
•    Price,
•    Placement,
•    and Promotion


Manajemen pemasaran

1. Permintaan negatif, yaitu permintaan dimana sebagian dari segment pasar, tidak menginginkan produk itu. tugasnya adalah mempositifkan permintaan.


2. Permintaan sedikit, yaitu keadaan dimana hanya sebagian kecil dari segment pasar yang berminat terhadap penawaran produk. tugasnya adalah menciptakan permintaan.



3. Permintaan tersembunyi, yaitu keadaan dimana ada permintaan, tetapi produk tidak tersedia. tugasnya adalah mengembangkan permintaan.



4. Permintaan menurun, yaitu kondisi permintaan yang tiba-tiba menurun karena sesuatu hal. tugasnya adalah meningkatkan permintaan.



5. Permintaan yang tidak teratur, yaitu keadaan jumlah permintaan yang berubah-ubah yang biasanya diakibatkan oleh perubahan iklim, cuaca, atau mode. tugasnya adalah menyelarasnya permintaan.



6. Permintaan penuh, yaitu jumlah permintaan sama dengan jumlah penawaran. tugasnya adalah mempertahankan permintaan.



7. Permintaan berlebihan, yaitu keadaan dimana permintaan lebih besar daripada penawaran. Keadaan seperti ini biasanya tidak dapat bertahan lama karena akan segera dilirik oleh pengusaha untuk segera memenuhi permintaan tersebut. tugasnya adalah mengurangi permintaan.



8. Permintaan tidak sehat, yaitu jenis permintaan akan barang atau jasa yang merupakan pelanggaran terhadap norma-norma dalam masyarakat dan hukum. tugasnya adalah menindakkan permintaan.


·        Tugas-tugas manajemen pemasaran :
1. mempelajari kebutuhan dan keinginan konsumen

2. mengembangkan konsep produksi
3. menguji berlakunya konsep produk
4. membuat design produk
5. mengadakan pembungkusan dan merk
6. mengatur distribusi
7. menetapkan harga
8. mengatur distribusi
9. menciptakan komunikasi pemasaran yang efektif
10. memeriksa penjualan
11. memperhatikan kepuasan konsumen
12. memperbaiki dan mengembangkan rencana pemasaran


ü      Falsafah pemasaran

Segala aktivitas haruslah dilandasi oleh falsafah. Falsafah pemasaran harus menjadi pedoman seluruh aktivitas pemasaran. Terdapat 5 falsafah/pedoman yang dapat digunakan oleh perusahaan untuk menjalankan aktivitas pemasaran, yaitu:
•  Production Concept

Konsumen lebih menyukai produk yang tersedia secara luas dan murah harganya
•  Product Concept
Konsumen  menyukai produk produk yang menawarkan kualitas, dan kinerja terbaik, serta fitur fitur yang inovatif
•  Selling Concept
Konsumen dan pebisnis hanya akan membeli produk yang melakukan usaha usaha pemasaran yang aktif. Konsumen tidak akan membeli jika tidak ada usaha pemasaran yang gencar
•  Marketing Concept
Kunci pencapaian sasaran organisasi adalah seberapa efektif suatu perusahaan dalam menciptakan, menyampaikan, dan mengkomunikasikan nilai pelanggan yang lebih superior kepada target pasarnya disbanding dengan pesaingnya

. Holistic Marketing Concept
Merupakan konsep menyeluruh atas relationship marketing, integrated marketing, internal marketing, social responsibility marketing

·        Relationship Marketing:

Sasaran kunci pemasaran adalah mengembangkan relationship secara mendalam dan abadi dengan semua orang atau organisasi yang dapat mempengaruhi secara langsung maupun tidak langsung keberhasilan aktivitas pemasaran perusahaan.
Relationship marketing memiliki tujuan membangun secara bersama-sama relationship jangka panjang yang memuaskan dengan pihak pihak kunci, seperti: customer, supplier, distributors, dan partner pemasaran lainnya,sehingga mampu menghasilkan dan mempertahankan bisnisnya.

·        Integrated Marketing:

Pemasaran terintegrasi yang memadukan 4 P:
• Product (produk)
• Price (harga)
• Place (tempat)
• Promotion: (promosi)
• Advertising
•  Sales promotion
•  Events and experiences
•  Public relations
•  Direct marketing
•  Personal selling

Ü      BAURAN PEMASARAN
Bauran pemasaran adalah empat komponen dalam pemasaran yang terdiri dari 4P yakni
·        Product (produk)
·        Price (harga)
·        Place (tempat, termasuk juga distribusi)
·        Promotion (promosi)
Karena pemasaran bukanlah ilmu pasti seperti keuangan, teori bauran pemasaran juga terus berkembang. Dalam perkembangannya, dikenal juga istilah 7P dimana 3P yang selanjutnya adalah People (Orang), Physical Evidence (Bukti Fisik), Process (Proses). Penulis buku Seth Godin, misalnya, juga menawarkan teori P baru yaitu Purple Cow.
Pemasaran lebih dipandang sebagai seni daripada ilmu, maka seorang ahli pemasaran tergantung pada lebih banyak pada ketrampilan pertimbangan dalam membuat kebijakan daripada berorientasi pada ilmu tertentu.
Pandangan ahli ekonomi terhadap pemasaran adalah dalam menciptakan waktu, tempat dimana produk diperlukan atau diinginkan lalu menyerahkan produk tersebut untuk memuaskan kebutuhan dan keinginan konsumen (konsep pemasaran).

Metode pemasaran klasik seperti 4P di atas berlaku juga untuk pemasaran internet, meskipun di internet pemasaran dilakukan dengan banyak metode lain yang sangat sulit diimplementasikan diluar dunia internet.


Tujuan Sistem Pemasaran:

1.  Memperkenalkan Produk kepada Umum
2. Melakukan Promosi baik dalam bentuk fisik maupun maya
3. Mendukung Penjualan hingga terjadinya penjualan
4. Melakukan pemetaan terhadap pasar (market share, dsb)
5. Analisa terhadap kompetitor (pesaing usaha)
6. Membuat Feed back bagi produksi (tentang kekurangan dan kelebihan produk yang dibuat dan di pasarkan)
7. sebagai acuan / pertimbangan untuk peningkatan produksi pada periode selanjutnya

Pendekatan-pendekatan dalam mempelajari pemasaran
Experiential marketing merupakan sebuah pendekatan dalam pemasaran yang sebenarnya telah dilakukan sejak jaman dulu hingga sekarang oleh para pemasar. Pendekatan ini dinilai sangat efektif karena sejalan dengan perkembangan jaman dan teknologi, para pemasar lebih menekankan diferensiasi produk untuk membedakan produknya dengan produk kompetitor. Dengan adanya experiential marketing, pelanggan akan mampu membedakan produk dan jasa yang satu dengan lainnya karena mereka dapat merasakan dan memperoleh pengalaman secara langsung melalui lima pendekatan (sense, feel, think, act, relate), baik sebelum maupun ketika mereka mengkonsumsi sebuah produk atau jasa.
Experiential marketing sangat efektif bagi pemasar untuk membangun brand awareness, brand perception, brand equity, maupun brand loyalty hingga purchasing decision dari pelanggan. Oleh karena itu pemasar juga harus berhati-hati dalam memilih sarana yang benar dan media yang tepat agar tujuan pemasaran dapat tercapai seperti yang diharapkan.


LINK SUMBER :